Parenting Surabaya Tips-Tips
Apa artinya, saat ini, gadjet, internet dan game benar benar telah menyita konsentrasi anak anak kita. Mengambil sebagian besar dari waktu produktif mereka. Keengganan mereka sekedar berhenti, mengambil jeda atau beristirahat sejenak dari permainan mereka, menandakan, betapa menariknya permainan permainan dalam gadjet anak anak kita. Bahkan banyak diantara orangtua yang mulai mengeluhkan pola main gadjet anak remaja mereka. Gara gara main game ustadz, anak saya seringkali semalam suntuk tidak tidur. Habis subuh baru tidur. Dan akhirnya karena perubahan pola tersebut, banyak sekali tugas dan tanggung jawab belajar anak saya terbengkalai. Begitu kira kira keluhan sebagian besar dari orangtua saat curhat mengenai problem anak anak mereka. Keresahan yang sama ternyata dirasakan sebagian besar orangtua, termasuk kita semua. Era mungkin sudah berubah. Hal baru telah datang kepada dunia anak anak kita. Tetapi setidaknya kita bisa mengendalikan sebagaimana dalam konsep kaidah ushul fiqh : “almuhafadhotu ‘alal qodimissholih, wal akhdhu bil jadid ashla “ yakni mempertahankan nilai nilai kebaikan dari pendidikan masa lalu, dan mengambil hal hal baru yang lebih baik. Maka setidaknya kita orangtua bisa melalukan hal hal sebagai berikut :
1. Batasi permainan anak, beri aturan yang jelas.
Berat memang memberlakukan pembatasan ini kepada anak anak kita. Apalagi bagi mereka yang sudah merasa bahwa gadjet mereka adalah full hak milik mereka. Juga protes mereka, yang mengatakan kok ayah dan bunda boleh pegang gadjet setiap saat? Disinilah saatnya orangtua menjelaskan bedanya orangtua memegang gadjet untuk bekerja, berkomunikasi dengan klien, dengan anak yang sepenuhnya hanya untuk main game. Jelaskan tentang efek negatifnya, diikuti cerita misalnya kasus anak yang full main gadjet dan akhirnya matanya sakit, atau koma dst dst.
Pembatasan ini juga bermaksud menjelaskan kepada anak, bahwa apapun didunia ini ada batasannya. Tidak ada yang boleh “loss” atau tidak ada batasannya. Makan minum enak, juga harus dibatasi. Karena kalau enak terus maka akibatnya tubuh kita juga sakit. Juga diberi aturan yang jelas adalah mengajarkan kepada mereka untuk taat kepada aturan atau kesepakatan yang telah dibuat.
2. Alihkan ke permainan positif, olahraga atau hobi
Energi anak memang cukup besar. Saat orangtua membatasi waktu bergadjet, hendaknya orangtua menyiapkan permainan apa yang bisa menjadi alternatif bagi mereka. Boleh ditanyakan, mas, mbak, kalau waktu gadjetnya ayah bunda kurangi, pengen dibelikan apa? Bola, raket, ikan atau apa? Apa yang mereka jawab, maka realisasikan. Karena itu muncul dari dorongan dalam diri mereka. Ada anak kita yang suka ikan, atau peliharaan karena dorongan kecerdasan alamiah mereka. Juga ada yang minta dibelikan alat musik karena dorongan musikal mereka. Maka realisasikan. Karena kesibukan mereka dengan hobi, olahraga, peliharaan, alat alat musik, masih jauh lebih baik dari permainan dalam gadjet mereka. Juga energi anak yang keluar untuk permaian dihalaman rumah, permainan olahraga, musik yang menguras energi mereka, bisa meredakan dorongan keinginan tahuan mereka. Dibandingkan dengan keingintahuan yang besar didepan layar gadjet mereka, yang kalau dikontrol oleh orangtua kadang kadang bisa terjerumus kedalam tontongan yang kurang baik.
3. Ajarkan norma norma kebaikan, kenalkan CCTV ALLAH
Orangtua juga harus sering mengajarkan tentang sopan tidak sopan. Baik tidak baik. Khususnya saat anak berinteraksi dengan gadjet. Kalau gambar dan video seperti ini sopan nak. Tapi kalau seperti ini “hust” naudzubillah, itu nggak baik dan tidak sopan. Dosa kalau kita tonton karena itu aurat orang. Hal hal seperti itu harus kita jelaskan supaya anak anak kita faham. Dan kita jelaskan tentang CCTV Allah. Dimanapun kita, saat kita merasa aman, karena nggak ada yang melihat, lantas kita berbuat dosa, maka sebenarnya yang nggak akan bisa kita tutupi adalah CCTV Allah yang ON setiap saat kepada kita. Begitu kira kira pesan moral yang harus selalu kita perdengarkan kepada anak anak kita.
Pembahasan diatas sebenarnya beberapa intisari dari seminar parenting dengan tema kiat sukses mengasuh anak zaman NOW yang sering diadakan dibeberapa lembaga pendidikan atau juga kepada orang tua dalam format ngaji spiritual parenting. Untuk bisa mengadakan acara yang sama, Anda bisa menghubungi Rumanos Management. Dapatkan juga informat ambil buku Gratis Training.
Informasi lebih lanjut Hub Kami




0 Response to "Tips Mengurangi Kecanduan Game Anak"
Post a Comment