SPIRITUAL PARENTING PERBAIKI SHOLAT MEMPERBAIKI HIDUP

MEMPERBAIKI SHALAT MEMPERBAIKI HIDUP SPIRITUAL PARENTING

 




Gambar oleh <a href="https://pixabay.com/id/users/Konevi-6622462/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=4525107">Konevi</a> dari <a href="https://pixabay.com/id/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=4525107">Pixabay</a>

 

"Jika seseorang memperbaiki shalatnya, ia sedang memperbaiki seluruh hidupnya"

 

Tentunya shalat bukan satu-satunya ukuran. Dan ternyata ditemukan juga orang-orang yang nampak shalatnya baik juga masih memiliki masalah-masalah kepribadian.

Setidaknnya,informasi pembiasaan shalat dengan beberapa performa seseorang dalam bekerja. Misal, kami temukan dalam pemetaan SDM itu. Seseorang yang shalatnya masih bolong artinya beberapa shalat 5 waktu terlupakan atau sengaja ditinggalkan. Ternyata sebagian dari mereka memang punya managemen waktu yang buruk. sebagian urusan shalat terkalahkan oleh urusan lain. Inilah sedikit gambaran tentang realisasi konsep shalat sebagai tiang agama. saat tiang bernama shalat itu kokoh, kokohlah agamanya, maka kokohlah kepribadian orang tersebut. saat shalatnya berantakan, maka seseorang itu menjadi pribadi berantakan.

Kami pernah juga memetakan sekumpulan calon mahasiswa, di situ nampak bahwa data calon mahasiswa yang shalat lima waktunya belum tegak, ternyata memiliki kecendrungan pergaulan negatif, begadang,minum-minuman keras, kekerasab, dan kenakalan remaja lainnya. Sungguh ini hanya bukti kecil bahwa shalat akan mencegah kita untuk berbuat keburukan.

Betapa infahnya kalimat ini : Jika seseorang memperbaiki shalat anak-anaknya, maka ia sedang memperbaiki seluruh kehidupan anak-anaknnya, maka mari kita perbaiki shalat kita dan anak-anak kita.

 

MASALAH TERBESA TENTANG SHALAT ANAK

 

Apa pentingnya shalat, insyaallah kita semua paham, Permasalahan membuat anak-anak shalat dengan baik itu tidak mudah. Bayangkan saja, bahwa kita sudah mulai mendidik anak shalat sedari kecil. tapi sampai SD, Kita masih ngomel-ngomel untuk mengingatkan. Sudah begitu, shalatnya super kilat seperti burung mematuk makanan. Anak setingkat SMP/SMA juga begitu, kita masih berusaha keras membangunkan di waktu subuh.

belum lagi kalau sedang pergi dengan teman-temannya, kadang sampai terlewat waktu shalatnya. Sepertinya ank-anak menyadari kebutuhan shalatnya. Sepertinya anak-anak belum menyadari kebutuhan shalatnya.Ya inilahmaslahnya; belum tumbuhnya keasadaran shalat, maka sekali lagi kuncinya adalah pendidikan iman.

 

KETIKA ANAK-ANAK KITA BERIMAN, MEREKA AKAN MENGINGAT ALLAH DENGAN SENDIRINYA, KEMUDIAN AKAN SADAR SHALAT DENGAN SENDIRINYA

 

Yang jelas, jika masih ada masalah shalat anak, kita perlu refleksi diri dulu, sudahkan kita menjadi teladan utama dengan shalat? apakah pasangan hidup kita ikut membangun kebiasaan shalat anak kita? Sudahkah kita khusyuk berdoa memohon pada Allah agar shalat anak kita baik?

 

Subscribe to receive free email updates:

4 Responses to "SPIRITUAL PARENTING PERBAIKI SHOLAT MEMPERBAIKI HIDUP"

Mamat.A said...

Bener... Kadang...
Sholat dikalahkan oleh kepentingan yg lain...
Sedangkan ini adalah kewajiban...
Tapi yg membuat saya bingung...
Mana yg lebih dulu di dahulukan...
Kewajiban apa tanggungjawab

Alfin said...

bener tuh

Dwinando said...

Bener sekali,, ketika kewajiban di tahlukkan dengan tanggungjawab di dunia perkuliahan,, kewajiban menjadi nomor 2 bagi mahasiswa, saya juga merasakan hal yang sama ketika menjadi mahasiswa.

Unknown said...

Terimakasih atas ilmunya. Sangat bermanfaat. Semoga rumanos semakin sukses ya