JAGALAH TAUHID ALLAH AKAN MENJAGA KELUARGA KITA
Spiritual Parenting,Saya adalah konselor keluarga dan pendampingan anak. Beberapa fenomena aneh dan ajaib saya temukan dalam berbagai pendampingan keluarga. Ternyata, hanya kuasa Allah, Sang maha pemberi solusi, pada akhirnya di tangannya,segala sesuatu bisa selesai, maka dari itu kita masih butuh Spiritual Parenting.
MENGAPA BISA BEGITU?
salah satu kasus :
Seorang anak memiliki masalah belajar dan sangat susah untuk diarakan. Padahal dari tes IQ menunjukan fakta bahwa ia cerdas. Akan tetapi IQ tinggi itu seolah tidak membekas dalam prestasinya ketika angka raportnya tidak pernah lebih dari angka 6.
Beberapa jenis terapi dan konseling beberapa bulan belum menampakan hasil. Seorang ustadz menyarankan, "Bu Ani, coba anaknya atau rumah keuarga tersebut di ruqiyah! ,Maka ketika orangtua anak tersebut menerima tawaran ruqiyah, berangkatlah tim ke sana. Dan ketika proses tersebut dilakukan, terdapat beberapa patung dan benda magis di rumah tersebut alhasil, bukan hanya ruqiyah terhadap anak,pembersihan rumah dari benda-benda tersbut segera disarankan, setelah dilakukan beberapa pekan kemudian anaknya menunjukan perkembangan membaik.
Kadang kita menyimpan benda-benda di rumah, yang kita yakini memiliki kekuatan tertentu, seperti akan memberi perlindungan, membawa rezeki, atau penolak bala. ini jelas-jelas salah bukan? Karena hanya Allah yang punya kekuatan itu. Kekuatan perlindungan, kekuatan untuk memberi rezeki, dan kekuatan untuk menjauhkan kita dari musibah.
Maka, mari berhati-hati dengan benda-benda yang kita simpan di rumah. Jangan ada keyakinan tertentu akan kekuatan benda. Karena sedikit saja terbesit keyakinan itu, Tauhid kita sudah tidak lurus lagi dan tauhid yang tidak lurus akan membawa masalah. maka jika saya putar premisnya, andai kita menemukan anak-anak kita mempunyai masalah, kita perlu renungkan apakah tauhid kita sudah lurus atau belum.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua!!
1 Response to "Pntingnya Spiritual Parenting"
Oke sangat menginspirasi sekali
Post a Comment